Berita Terupdate
IBX5AA69669434FB
Posted by in | Februari 16, 2021 No comments
Peti Kayu

Saat ingin mengirimkan barang ke luar negeri, pastinya anda khawatir akan keamanan pengiriman yang dilakukan. Karena keamanan pengiriman melalui jasa ekspor barang sangat berpengaruh terhadap kualitas barang saat telah sampai di tujuan. Untuk menghindari kerusakan barang, simak beberapa bahan yang anda perlukan untuk mengemas barang ekspor.


Bahan Untuk Mengemas Barang Dengan Aman


1. Plastic Gunny Sack

Karung goni berbahan dasar plastik biasa digunakan oleh perusahaan barang pangan atau industrial pabrik. Bahan ini biasanya digunakan untuk melindungi beras dari kotoran, menjaga kelembapan udara, menghindari sinar panas serta bahaya mikroba yang berada pada proses pengiriman. Karung goni biasanya dilapisi oleh bahan lain untuk melindungi barang.


2. Pembungkus Kertas

Untuk barang ekspor yang tidak memerlukan perlakuan khusus, pembungkus kertas biasanya digunakan sebagai pelindung barang. Amplop coklat yang paling sering digunakan untuk mengemas dokumen dan surat-surat. Pembungkus kertas juga bisa digunakan untuk melapisi barang berbahan dasar kain seperti pakaian. Gunakan juga pembungkus plastik untuk keamanannya.


3. Bubble Wrap

Setiap membeli barang secara online yang dikirimkan ke rumah, seringkali anda menemukan beberapa bubble wrap pada produk yang anda beli. Bahan ini digunakan untuk lapisan barang yang mudah pecah dan rusak karena benturan dan guncangan. Produk makanan juga biasanya dilapisi dengan bubble wrap saat pengiriman melalui jasa ekspor barang.

Bubble wrap biasa digunakan untuk barang pecah belah seperti keramik, alat elektronik, peralatan rumah tangga hingga makanan ringan. Bahannya yang terbuat dari plastik juga dapat melindungi barang dari tumpahan air. Pada bubble wrap terdapat benjolan-benjolan kecil plastik berisi udara yang berfungsi melindungi barang dari tekanan saat pengiriman.


4. Kardus

Barang ekspor umumnya dikemas dengan kardus agar sampai di Negara tujuan dengan aman. Kardus dapat melindungi barang dengan aman sekaligus memudahkan proses bongkar muat saat pengiriman. Barang yang dikemas dengan kardus akan mudah disusun sehingga menghemat tempat. Gunakan kardus yang kokoh untuk barang ekspor anda.


5. Styrofoam

Bahan ini memiliki fungsi yang sama dengan bubble wrap, yaitu untuk menghindari barang dari benturan saat pengiriman melalui jasa ekspor barang. Styrofoam tidak dapat digunakan sendiri, barang yang dikirim harus dikemas lagi menggunakan kardus sebagai pelapis luarnya. Bahan ini biasanya digunakan untuk produk elektronik dan barang pecah belah.


6. Plastik

Pelapis barang berbahan dasar plastik sangat umum digunakan untuk melindungi paket dari tumpahan air. Plastik juga biasa digunakan untuk melapisi barang yang dikemas dengan amplop, kardus dan karung. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan barang akibat air hujan atau salju saat proses pengiriman, karena kualitas barang adalah yang utama.

Umumnya plastik yang digunakan sebagai pelapis berwarna hitam pekat untuk berbagai jenis barang, namun plastik berwarna juga diperbolehkan. Pada barang yang berukuran kecil, gunakan plastik sampah untuk membungkusnya. Tapi jika barang anda berukuran besar, gunakan plastik meteran yang biasa digunakan pada pabrik dan perusahaan industri.


7. Peti Kayu

Bahan ini dapat berupa kayu berbentuk kotak atau balok dengan celah diantara sisi-sisinya, atau bisa juga berupa kotak kayu yang rapat. Bahan ini digunakan untuk lapisan terluar barang yang sudah dibungkus kardus untuk pengiriman melalui jasa ekspor barang. Penggunaannya sangat disarankan untuk pengiriman jarak jauh seperti luar negeri.


Itulah beberapa bahan yang anda perlukan untuk melindungi barang ekspor anda ke Negara tujuan. Jangan lupa untuk memperhatikan jenis dan ukuran barang saat pengemasan. Sesuaikan bahan yang anda gunakan dengan jenis barang kiriman. Kunjungi situs kilo.id untuk mendapatkan jasa pengiriman yang aman dan terpercaya dengan harga terjangkau.

0 komentar:

Posting Komentar