Berita Terupdate
IBX5AA69669434FB
Posted by in , | Agustus 06, 2020 No comments
Mitsubishi

Pertumbuhan perusahaan pembiayaan, termasuk perusahaan pembiayaan Mitsubishi di Indonesia, menunjukkan adanya kenaikan pada minat dan daya beli kendaraan beroda empat oleh masyarakat di Tanah Air. Apalagi, pembelian secara kredit memang sangat memudahkan masyarakat untuk memiliki kendaraan yang diinginkan tanpa harus menunggu sampai dana terkumpul untuk membeli mobil secara tunai. Sebab, perusahaan pembiayaan yang akan membayarkan pembayaran tunai ke pihak dealer terlebih dahulu dan Anda cukup melunasi nominal pembelian kepada perusahaan pembiayaan secara kredit.

Lalu, seperti apa ya siklus pengajuan kredit mobil baru lewat jasa perusahaan pembiayaan? Terlepas dari apa perusahaan pembiayaan yang Anda pilih, seperti Dipo Star atau lainnya, pada dasarnya siklus yang akan Anda tempuh serupa. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya dalam paragraf berikut yang dilansir dari Carmudi Indonesia.

Hubungi Dealer dan Perusahaan Pembiayaan

Datangi kantor dealer mobil terdekat yang Anda inginkan. Biasanya, pihak dealer atau merek mobil tertentu sudah menunjuk perusahaan pembiayaan sebagai rekan. Contohnya Dipo Star sebagai perusahaan pembiayaan mobil Mitsubishi di Tanah Air yang resmi.

Pada tahap awal ini, Anda tak perlu harus langsung menjatuhkan pilihan dan buru-buru mengajukan kredit, kok. Anda bisa mulai dengan menggali informasi seperti jenis dan model mobil yang sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial Anda, besaran DP yang dibutuhkan, lama tenor dan besaran cicilan per bulan, suku bunga, syarat kredit, hingga fitur atau bonus tertentu saat pembelian mobil secara kredit.

Konsultasi

Apabila Anda sudah mendapatkan info umum soal kredit mobil, Anda bisa gali lebih jauh dengan berkonsultasi bersama perusahaan pembiayaan pilihan Anda. Dalam tahap ini, diskusikan secara lebih mendalam, termasuk memaparkan kondisi finansial Anda – misal besar gaji bulanan, jumlah tanggungan, dan sebagainya. Dengan begitu, pihak pembiayaan akan dapat membantu Anda memilihkan skema kredit yang tepat berdasarkan kondisi finansial Anda.

Lengkapi Dokumen Pengajuan Kredit 

Setelah Anda membuat keputusan yang mantap berdasarkan hasil konsultasi dengan pihak perusahaan pembiayaan, Anda bisa segera mulai mempersiapkan pengajuan kredit kendaraan. Salah satu persiapan yang penting adalah dari aspek dokumen atau berkas. Selain untuk kebutuhan administrasi, dokumen pengajuan juga dibutuhkan untuk melengkapi dan melindungi proses kerja sama sepanjang masa kredit berlangsung.

Secara garis besar, dokumen yang dibutuhkan dalam pengajuan kredit mobil baru adalah KTP, KK, slip gaji, bukti pembayaran PBB/PDAM/listrik, dan NPWP. Untuk pengusaha, biasanya perusahaan pembiayaan juga akan mensyaratkan adanya SIUP dan akta pendirian perusahaan untuk ikut dilampirkan. Dan apabila Anda memiliki kartu kredit, Anda bisa jadi juga akan diminta melampirkan tagihan kartu kredit selama 3 bulan terakhir. 

Untuk lebih jelasnya, tanyakan pada pihak perusahaan pembiayaan apa saja dokumen yang dibutuhkan. Biasanya, staf perusahaan pembiayaan akan membantu mengirimkan dokumen pengajuan dengan cara “jemput bola”, alias mengambil di rumah atau kantor Anda sehingga Anda tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan.

Pembayaran Uang Muka

Uang muka atau down payment (DP) harus dibayarkan di awal sebelum kredit berjalan dan setelah pengajuan kredit disetujui. Hal ini telah diatur oleh Bank Indonesia dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang mengatur berapa persentase DP dari total harga mobil. Biasanya, DP belum termasuk asuransi, bunga kredit, dan biaya administrasi. 

Demikianlah ulasan tentang siklus pengajuan kredit mobil melalui perusahaan pembiayaan. Semoga informasi di atas berguna, ya.


0 komentar:

Posting Komentar