Berita Terupdate
IBX5AA69669434FB
Posted by in | November 29, 2019 No comments

Ciri-ciri Asam Lambung Naik dan Tips Mengatasinya

Salah satu masalah pencernaan yang banyak dimiliki oleh masyarakat Indonesia adalah masalah naiknya asam lambung. Masalah ini menyebabkan beberapa gangguan kesehatan yang biasa disebut sebagai penyakit maag. Gangguan asam lambung kerap datang dan pergi dengan sendirinya. Meski jarang menimbulkan masalah yang parah, namun jika gejala ini dibiarkan terus menerus tanpa penanganan yang tepat dapat mengakibatkan gangguan kesehatan serius hingga terjadinya tukak lambung atau borok lambung. Apa sih ciri-ciri asam lambung naikpenyebab dan cara mengatasinya? Berikut ini ulasannya untuk Anda.

Sebenarnya asam lambung naik ini merupakan gejala yang wajar dan bisa terjadi 2 minggu sekali baik untuk anak-anak ataupun dewasa. Namun gejala ini bisa semakin mengganggu jika terjadi lebih sering bahkan mengalami kekambuhan. Kekambuhan bisa terjadi karena katup kerongkongan yang sudah lemah kekuatan ototnya sehingga dimana ia seharusnya menutup untuk mencegah asam lambung keluar dari lambung, menjadi terasa hingga kerongkongan dan bahkan mulut. Hal ini sering terjadi pada manula yang sudah mengalami kelemahan otot.

Apa saja ciri dari naiknya asam lambung ini? ciri asam lambung bisa berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya. Beberapa orang sering keliru mengidentifikasikannya dengan serangan jantung karena memiliki gejala yang hampir mirip. Berikut ini ciri naiknya asam lambung:

  • Nyeri di dada.
Gejala inilah yang sering membuat seseorang mengira memiliki sakit jantung padahal asam lambungnya yang sedang naik hingga ke kerongkongan yang menyebabkan rasa nyeri dan panas di bagian dada. Perbedaan dengan sakit jantung adalah nyeri akibat asam lambung tidak disertai dengan keluarnya keringat dingin.

  • Mulut terasa asam.
Jika asam lambung telah sampai ke tenggorokan, mulut akan terasa asam atau pahit karena asam lambung sampai ke faring. Gejala ini lebih sering terjadi di malam hari saat Anda berbaring atau sesudah mengkonsumsi makanan pedas atau terlambat makan.

  • Sakit tenggorokan.
Naiknya asam lambung juga bisa menimbulkan gejala sakit tenggorokan karena tenggorokan terlalu lama dilapisi oleh asam lambung yang bisa mengiritasi. Gejala ini mirip dengan gejala flu atau radang tenggorokan namun bedanya pada naiknya asam lambung, sakit tenggorokan tidak disertai dengan demam.

Lalu bagaimana cara mengatasi naiknya asam lambung agar tidak menimbulkan gejala yang lebih parah? Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan baik untuk mengatasi ataupun mencegah terjadinya asam lambung yang naik:

  • Mengkonsumsi obat penurun asam lambung seperti obat untuk mengurangi produksi asam lambung atau menghentikannya sementara waktu. Jenis obat maag umumnya memiliki khasiat ini seperti omeperazol atau lansoperasol.
  • Tidak berbaring setelah makan juga akan membantu asam lambung tetap berada di tempatnya terutama bagi lansia.
  • Kurangi makanan pedas dan gorengan yang bisa memicu produksi asam lambung berlebihan.

Dengan mengetahui ciri-ciri asam lambung naik serta cara pengobatannya, diharapkan Anda memiliki kesiapan dan persiapan untuk menolong diri sendiri ataupun anggota keluarga lain yang sering mengalami gejala asam lambung. Meski normal dan bisa terjadi pada siapa saja namun jika frekuensi kekambuhan asam lambung terlalu sering dapat mengganggu aktifitas hingga menyebabkan gangguan kesehatan. Ganti kebiasaan buruk mengkonsumsi makanan ringan atau cemilan di sela-sela waktu makan apalagi terlalu sering mengkonsumsi gorengan yang dapat merangsang pembentukan asam lambung lebih banyak dibandingkan yang diperlukan. Sediakan selalu obat maag untuk Anda yang sering mengalami gejala asam lambung agar bisa membantunya reda lebih cepat.


0 komentar:

Posting Komentar